Syarat Wajib Sholat
Syarat yang harus dipenuhi seseorang agar diwajibkan mendirikan sholat.
- Islam: Tidak diwajibkan bagi non-muslim. [7]
- Baligh: Telah mencapai usia dewasa. [7]
- Berakal: Tidak diwajibkan bagi orang yang hilang akal (gila). [7]
- Suci dari Haid dan Nifas: Bagi perempuan. [4]
- Sampainya Dakwah: Telah mendengar seruan Islam.
Syarat Sah Sholat
Syarat yang harus dipenuhi agar sholat yang dikerjakan menjadi sah.
- Suci dari Hadas: Baik hadas kecil (dengan berwudhu) maupun hadas besar (dengan mandi wajib). [3]
- Suci Badan, Pakaian, dan Tempat: Dari najis yang tidak dimaafkan. [4, 8]
- Menutup Aurat: Sesuai dengan ketentuan syariat. [3, 10]
- Mengetahui Masuknya Waktu Sholat: Yakin bahwa waktu sholat telah tiba.
- Menghadap Kiblat: Mengarahkan dada ke arah Ka'bah. [1]
Rukun Sholat (Mazhab Syafi'i)
Ada 13 rukun sholat yang merupakan bagian inti dari sholat. Jika salah satu tertinggal, maka sholat tidak sah. [6]
- Niat: Menyengaja di dalam hati untuk melakukan sholat. [3, 6]
- Berdiri bagi yang Mampu: Untuk sholat fardhu. [1, 6]
- Takbiratul Ihram: Mengucapkan "Allahu Akbar" untuk memulai sholat. [1, 6]
- Membaca Surat Al-Fatihah: Pada setiap rakaat. [6]
- Rukuk dengan Tuma'ninah: Membungkuk hingga punggung lurus dengan tenang sejenak. [6]
- I'tidal dengan Tuma'ninah: Bangun dari rukuk dan berdiri tegak dengan tenang sejenak. [6]
- Sujud Dua Kali dengan Tuma'ninah: Meletakkan dahi di lantai dengan tenang sejenak. [6]
- Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma'ninah: Duduk dengan tenang sejenak. [6]
- Duduk Tasyahud Akhir: Duduk untuk membaca tasyahud di rakaat terakhir. [6]
- Membaca Tasyahud Akhir. [6]
- Membaca Shalawat Nabi: Setelah tasyahud akhir. [6]
- Mengucap Salam Pertama: Menoleh ke kanan sambil mengucapkan salam. [6]
- Tertib: Melakukan semua rukun di atas secara berurutan. [1, 6]